Sabtu, 10 April 2021

Dasar Penulisan Bersama Ibu Rita Wati.

 Jum'at  9 April 2021, malam ini memasuki malam ke-3  materi pelatihan menulis. Acara dibuka oleh Ibu Aam dengan salam hangatnya untuk Bapak Ibu Guru hebat di seluruh tanah air.. Pertemuan kali ini  sebagai moderatornya  Bapak Sucipto dengan nara sumber Ibu  Rita Wati, S.Kom dari Bali.


Bapak Sucipto membuka pertemuan dengan  salam pembuka dan  mengajak semua peserta untuk mengawali acara malam ini dengan lafadz Basmallah. Beliau memperkenalkan diri dengan nama lengkap  Bapak Sucipto Ardi dan panggilan akrabnya di sekolah Pak Cip.

Pak Cip membagi kegiatan malam ini  menjadi 4 tahap yaitu: pembukaan, paparan materi dari nara sumber, tanya jawab, dan penutup. Beliau juga menyampaikan tema malam ini yaitu Dasar Penulisan. Pak Cip juga menyampaikan profil Ibu Rita Wati, S.Kom sebagai nara sumber malam ini. Berikut profil nara sumber yang sangat keren dengan segudang karyanya.


Pak Cip mengingatkan bagi peserta yang mau bertanya diminta menuliskan nama dan kota asalnya.  Beliau menyarankan pertanyaan jangan tulis di akhir sesi tanya jawab, khawatir  tidak terbaca. Pertanyaan bisa dikirim melalui nomor WA pribadinya. 

Tibalah saatnya nara sumber menyampaikan materi, dan Pak Cip mempersilahkan Ibu Rita Wati untuk memulai materinnya . Sebelumnya Ibu Rita menyapa para peserta dengan salam hangatnya. Beliau juga menampilkan foto profilnya dengan buku-buku hasil karya beliau.


Kita bisa mengunjungi  profil beliau di : http://www.ritapinang.my.id/2020/06/contact-us.html 

Beliau mengawali menulis sejak pandemi setahun yang lalu, "dan itulah hikmah pandemi bagi saya", tutur beliau. Nara sumber kita malam ini juga alumni dari Kelas Belajar Menulis Gelombang 10. "Empat buku saya  terdiri dari buku tutorial, cerpen, kumpulan kisah inspirasi dan satu resume hasil belajar menulis", begitu yang ditulisnya di WA grup. 

Empat buku dengan genre yang berbeda membuat saya jadi banyak belajar  tentang penulisan. Ditambah lagi saya menjadi  kurator di 3 buku antologi yang membuat saya semakin banyak belajar tentang keunikan dari masing-masing penulis.

Melalui  WA grup, Bu Rita mengajukan pertanyaan kepada para peserta. "Kira-kira menulis itu susah apa tidak , jika susah apa penyebabnya ?". 

Berikut ini yang menyebabkan  bapak ibu susah menulis :

1. Susah ide.

2. Miskin kosa kata. 

3. Sulit merangkai kata.

4. Susah memulai.

5. Bingung mau menulis apa.

6. Tidak percaya diri.

7. Merasa tulisannya jelek.

8. Merasa tulisannya tidak layak untuk dibaca.

" Nah,jika Bapak / Ibu ingin jadi penulis semua permasalahan buang ke laut aja! Yang harus Bapak / Ibu lakukan yaitu menulis,menulis, menulis", begitu yang disampaikan beliau menambah semangat kami untuk tergerak segera menulis. 

Dengan tema Dasar Kepenulisan maka kita harus ingat rumus 5W dan  1H. 

A. Unsur-unsur 5W dan 1H itu sendiri meliputi :

  • What (apa)
  • Where (dimana)
  • When (kapan)
  • Who(siapa)
  • Why(mengapa)
  • How (bagaimana)

Dalam bahasa Indonesia , untuk memudahkan penghafalan ke 6 unsur  ini maka dikenal singkatan ADIKSIMBA " Apa  DImana Kapan SIapa Mengapa Bagaimana".

What : Peristiwa apa yang sedang terjadi ?  Apa dampaknya? Apakah peristiwa tersebut menimbulkan kerugian ? dan seterusnya.

Who : Dalam 5W 1H memfasilitasi untuk memberikan informasi seputar orang-orang yang terlibat dalam cerita yang ditulis.

When : Kapan kejadian dari peristiwa yang diceritakan.

Where : Dimana kejadian/peristiwa yang diceritakan.

Why : Suatu peristiwa pasti terjadi bukan tanpa alasan.

How atau Bagaimana : Penggunaan unsur how atau bagaimana ini akan membantu pembaca memahami alur cerita.

Jika telah terpenuhi ke 6 unsur tersebut maka tulisan kita akan mudah dipahami oleh pembaca.

B. Sekarang tentang kesalahan yang sering dilakukan oleh penulis pemula.

1. Penulis pemula sering menulis dengan paragraf panjang-panjang.

2. Tanda baca yang sering keliru.

3. Penggunaan kata yang masih banyak salah,tidak menggunakan kata baku.

4. Sering ditemukan kata yang tidak efektif.

C. Berikut ini tipsnya melalui link :http://bit.ly/Tips-Agar-Tulisan-Enak-Dibaca

    Melalui link tersebut disampaikan 7 Tips Menulis Agar Enak di Baca dan Pesan Tersampaikan 

1. Banyak membaca.Dengan banyak membaca selain menambah ilmu kita juga akan menemukan ide  untuk menulis  dan memperkaya  perbendaharaan kata kita.

2. Terus berlatih menulis setiap hari.Tidak perlu panjang, 3 paragraf saja tapi perhatikan tanda baca, kata baku, dan pemenggalan paragrafnya.

3. Perhatikan paragraf pembuka,isi, dan penutup. Buatlah opening  yang menarik sehingga pembaca penasaran dan  tertarik dengan tulisan kita begitu juga dengan closing.

4. Perhatikan pedoman umum dengan ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI ) yang dulu dikenal dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Kita bisa  search di google, menggunakan kamus Bahasa Indonesia ataupun  menginstal aplikasi KBBI V.

5. Perhatikan kembali susunan kalimat  yang pernah kita pelajari, Subyek,Predikat, Obyek dan keterangan tempat atau waktu  ( SPOK).

6. Setelah selesai menulis, bacalah naskah berulang-ulang minimal 3 kali.Jika perlu dengan suara keras.Jika pada saat membaca naskah  nafas kita seperti tersengal-sengal berarti di dalam tulisan kita terdapat paragraf panjang atau kalimat panjang.Penggal menjadi beberapa kalimat ,atau buang kata yang tidak efektif.

7. Perhatikan perbedaan menulis di media online seperti blog, facebook,instagram atau yang lain dengan menulis untuk buku atau naskah resmi. Untuk menulis di media online kita bisa menggunakan paragraf pendek,sedikit koma, dan banyak titik.Jika menulis di buku kita harus mengikuti kaidah-kaidah penulisan yang benar.

D. Hal-hal yang harus diperhatikan penulis pemula.

1. Penggunaan huruf kapital/besar.

a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat. 

Contoh : Dia sedang mengikuti latihan menulis.

b. huruf kapital dipakai pada awal kalimat  dalam petikan langsung.

Contoh : "Ayo kita pulang Bu!" rengek Joni pada ibunya.

c. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan atau kata ganti Tuhan.

d. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam penulisan judul buku, karangan,artikel,dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal.

Contoh : Saya telah membaca buku Merajut Asia Sejak Belia.

e. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar,pangkat, atau sapaan.

Contoh : S.H , S. Kom , Dt  ( Datuk) , Tb ( TuBagus ).

Sampai disini bu Rita menanyakan apakah sudah ada  peserta yang bertanya? Moderator menjawab belum, maka materi dilanjutkan dengan pembahasan penggunaan kata depan di . 

2. Penggunaan Kata Depan di

  • Kata di - menunjukkan  fungsi sebagai imbuhan 
  • Kata di- diikuti dengan pembentuk kata kerja pasif. Artinya ,penulisan di jenis ini  dinilai tepat jika kata kerja  pasif bisa diubah menjadi kata kerja  aktif ( dengan imbuhan me - ). Contoh : ditinggalkan  bisa diubah jadi meninggalkan .
  • Penulisa di dipisah  jika kata di menunjukkan  fungsi sebagai kata depan.
  • Kata di  diikuti dengan kata lain selain kata-kata  pembentuk kata kerja pasif. Kata di jenis ini bisa diikuti dengan nama tempat,waktu,nama orang,penunjuk lokasi, dan lain sebagainya serta tidak bisa diubah menjadi kata kerja aktif.Contoh : di sini tidak bisa diubah menjadi menyini.
  • Kesimpulan di sebagai imbuhan  + kata kerja ( maka penulisannya sarangkai ) selain itu terpisah.
3. Penggunaan Tanda Seru
    Tanda seru di pakai untuk mengakhiri ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan,ketidakpercayaan, atau emosi yang kuat,contoh :  
  • Alangkah indahnya pemandangan di Nusa Dua! 
  • Ayo belajar!

 Demikianlah materi yang disampaikan oleh Ibu Rita Wati dengan lengkap dan sangat sabar . Kemudian memasuki sesi tanya jawab banyak peserta yang sudah mengajukan pertanyaan.Semua menyangkut materi yang telah disampaikan .

Di penghujung pertemuan malam ini , Ibu Rita berpesan kepada bapak /Ibu. "Sebagai penulis pemula jika masih banyak  belum mengetahui tentang kaidah penulisan jangan takut. Teruslah menulis,tuangkan semua ide yang ada dalam tulisan. Jangan pernah takut salah selesaikan tulisan ketika ide datang".

"Materi hari ini hanya untuk membantu Bapak/Ibu untuk mengingat kembali kaidah penulisan.  Agar tulisan Bapak/Ibu berkualitas  walaupun sebagai penulis pemula". Begitu tutur beliau di WA grup pelatihan.

Pertemuan di tutup pada pukul 21.09 WIB dengan salam hangat dan permohonan maaf jika ada kekeliruan dalam penyampaian materi. Terima kasih Ibu Rita Wati ilmu yang sangat bermanfaat bagi kami, semoga ilmu yang dibagi ini menjadi amal yang terus mengalir pahalanya  Aamiin.

Hari/Tanggal Pertemuan : Jum'at , 9 April 2021

Resume ke                       :  3

Tema                                : Dasar Penulisan

Nara Sumber                    : Bunda Rita Wati,S.Kom

Gelombang                       :  18 







 


Kamis, 08 April 2021

"BINGUNG CARI IDE MENULIS? " ikuti tips dari OmJay

Sore hari, cuaca mendung tapi tak berarti hujan, aku duduk di teras menunggu datangnya malam.  Malam ini adalah malam di mana disampaikannya materi menulis kedua yang akan disampaikan oleh narasumber yang begitu keren dan bersahaja yaitu bapak blogger kita Om Jay panggilan akrabnya. 

Aku tak ingin ketinggalan menyimak gaya Om Jay yang  santai namun membakar semangat , memotivasi dan menginspirasi terutama peserta  pemula seperti kami  ini.

Om Jay yang nama lengkapnya adalah Bapak Wijaya Kusumah ,M.Pd beliau adalah guru basarnya penulis, guru blogger Indonesia, guru motivator , dan banyak sebutan lainnya yang menandakan beliau adalah sosok figur yang luar biasa.




Pada pertemuan kedua dihari Rabu tanggal 7 April 2021 malam ini , di pandu oleh bapak Bambang Purwanto dengan sapaan hangatnya Mr.Bams.

Mr.Bams membuka pelatihan dengan salam hangat dan salam literasi untuk kita semua.Beliau juga mendoakan agar kita semua selalu dalam keadaan sehat sehingga bisa belajar, belajar dan terus belajar. 
Mr.Bams membagikan 4 alur pelatihan menulis yang harus di laksanakan  oleh para peserta, yang pertama adalah aktifitas harian menulis yang terdiri dari simak materi setiap pertemuan,membuat resume materi, mengisi link pengumpulan resume dan share ke grup peserta untuk bisa saling berkunjung dan saling memberi komentar.
Beliau juga menyampaikan untuk pertemuan malam ini di bagi menjadi 2 sesi, yang pertama sesi pemaparan materi pukul 19.00 sampai dengan pukul 20.00 WIB dan sesi kedua tanya jawab.

 Pukul 19.00 WIB, tibalah saatnya Mr,Bams mempersilahkan Om Jay untuk memulai menyampaikan materi pada malam hari ini dengan tema Ide Menulis Bagi Guru . 
Di awali dengan salam  hangat om Jay kepada peserta dan para guru hebat Indonesia, selamat berjumpa kembali dengan Omjay guru blogger Indonesia begitu yang di ketikkan melalui media WhatsApp.

Omjay menyampaikan sebenarnya ide menulis bertebaran di depan mata kita. Namun terkadang kita belum siap menuliskannya. Hal itu disebabkan karena kita belum terbiasa menulis. Ide menulis bisa di dapat dari berbagai sumber diantaranya adalah :
1. Dari diri kita sendiri.
    Sumber ide yang paling enak ditulis adalah diri kita sendiri. Dari pengalaman pribadi misalnya dari bangun tidur sampai tertidur lagi. Biasanya kita akan lancar menuliskannya. Kita menulis dari sesuatu yang tidak penting menjadi penting.
Banyak cerita dan berita yang dapat kita sampaikan. Mulai dari status WA sampai media sosial  yang kita ikuti. Pada akhirnya orang lain menjadi tahu apa yang kita alami.. Begitu pula dengan Omjay yang mencontohkan kebiasaan menulisnya di http://kompasiana.com/wijayalabs. 
Beliau juga menyampaikan bahwa beliau jarang menulis di blog sendiri.Padahal blog http://wijayalabs.com banyak sekali pengunjungnya setiap hari. Omjay baru menulis kembali di blog sendiri ketika HP jadulnya dijambret orang di depan rumahnya. https://wijayalabs.com/2021/03/25/ketika-hp-jadul-omjay-dijambret-penjahat/

2. Ide menulis dari orang lain.
    Ide menulis dari sumber orang lain misalnya dari figur kepala sekolah,rekan guru,atau peserta didik.
Semua bisa ditulis kalau kita peka dengan keadaan sekitar kita.Omjay mencontohkan cerita tentang kepala sekolah beliau yang bagus sekali cara memimpinnya. Sosok seoarng pemimpin yang perlu di contoh.Omjay dibuat kagum olehnya. Sifat ke nabian ada pada diri kepala sekolah tersebut.Sidiq,tabligh,amanah dan fathonah.Kami sangat menyayanginya.Beliau tidak pernah pilih kasih dan selalu bertanya kepada kami bila ada di antara kami yang menngalami kesulitan.Pokoknya pemimpin yang melayani , tutur beliau melalui ketikan di WA.
Contoh yang lain,kita bisa menulis teman sekantor atau satu sekolahan.Kita bisa menceritakan kebaikannya dan tutupi kekurangannya.Dengan begitu kitapun akan tertipu kekurangan diri sendiri.
Omjay juga menceritakan kekagumannya pada teman sekerja beliau yang bernama Bapak Ukim Komarudin.Bapak Ukim Komarudin adalah guru saya dalam menulis begitu kisahnya yang ditulis omjay dalam https://wijayalabs.com/tag/ukim-komarudin/ .
 
3. Ide menulis dari peserta didik.
    Sebagai pendidik tentunya hari-hari kita habiskan waktu bersama peserta didik. Dari banyaknya peserta didik pastilah kita mengenal karakter-karakter dan berbagai masalah yang dihadapi peserta didik kita. Nah dari situlah kita juga bisa mengangkat kisah-kisah mereka untuk menjadi ide menulis. Misalnya tentang prestasi mereka yang membanggakan, tentang kreatifitas mereka, atau bahkan masalah-masalah  yang dihadapi peserta didik .Seperti yang dicontohkan omjay dalam kisahnya tentang tuliasan  dari ibu Safrina yang menulis kisah anak didiknya  yang tidak bisa sekolah  karena ketiadaan biaya. Kemudian doanya terkabul dan jadilah tulisannya yang enak dibaca.

Anak yatim  yang miskin tetap  ingin  sekolah......https://bugurusyafrina.blogspot.com/2021/04/doaku-terkabul.html
Mohon krisannya bapak/ibuk...
Omjay juga menghimbau untuk kita mengunjungi blognya yang keren.Banyak kisah inspiratif beliau tuliskan. Semoga kita bisa kopdar lagi di Talang Babungo Solok Sumatera Barat, begitu  tulisan Omjay di WA nya

4. Ide menulis dari tetangga.
Dari tetangga dekat kita bisa menulis kisah mereka.Tentu saja yang baik-baiknya saja.Omjay mencontohkan seperti  kisah tetangganya yang baik hati meninggal dunia. Dan menuliskannya di kompasiana.com/wijayalabs


https://www.kompasiana.com/wijayalabs/606cf73cd541df5259613923/kematian

5. Ide menulis dari keluarga.
Ide menulis bisa berasal dari keluarga. Seperti kisah Omjay yang sudah seminggu ditinggal istri pergi. Bukan karena marah atau saya membuat ulah , tutur beliau.Tapi istri pergi karena mengawasi tukang yang sedang merenovasi rumah mungil kami di kota Bandung. Rencana bila pensiun tiba, kami akan menghabiskan hari tua kami di kota kembang ini.Sebab rumah kami di Bekasi seringkali kebanjiran.Kami harus hijrah untuk hari depan kami yang lebih baik, begitulah Omjay mengakhiri   materi yang sangat bagus ini dengan kisah rencana hijrahnya  ke kota Kembang.
 
Memasuki sesi kedua yaitu tanya jawab. Dari para peserta yang sangat antusias mengajukan pertanyaan hingga mencapai 18 penanya. Semuanya dijawab oleh omjay dengan enak dan menyenangkan. Sehingga kami merasa menulis itu bukanlah sesuatu yang sulit. Menemukan ide juga sangat mudah dan  banyak sumbernya. Kuncinya adalah kita mau berlatih dan terus berlatih seperti slogan beliau "Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi".


Hari /Tanggal Pertemuan :  Rabu , 7 April 2021
Resume Ke                       :  2
Tema                                 :  Ide Menulis Bagi Guru
Nara Sumber                     : Bapak Wijaya Kusumah,M.Pd ( Omjay )
Gelombang                        : 18


Selasa, 06 April 2021

WARISAN BUNDA KANJENG

      Malam ini adalah malam Selasa , hari Senin tanggal 5 April 2021, malam pertama kami mendapatkan materi pelatihan menulis angkatan 18, Saya sudah menunggu waktu pelatihan pertemuan pertama ini dibuka  sejak habis sholat magrib tiba, sambil menunggu saya manfaatkan untuk   mengaji hafalan Jus Ama bersama putri saya yang berusia 7 tahun  , tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 19.00  WIB saat itulah ibu Aam  sebagai moderator membuka pelatihan dengan untaian salam pembuka , beliau juga menyampaikan bahwa pelatihan dibagi menjadi 3 sesi, sesi pertama adalah sesi penyampaian materi yaitu pukul 19.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB, sesi ke dua sesi tanya jawab pukul 20.00 sampai pukul 20.55 WIB dan sesi ketiga adalah kesimpulan pukul 20.55 sampai pukul 21.00 WIB. 


       Tibalah waktunya untuk bunda Kanjeng menyampaikan materi yang dikemas dengan lembut dan mempesona membuat hati ini semakin penasaran dengan logat dan bahasanya. 

Bunda Kanjeng yang nama lengkapnya Dra.Sri Sugiastuti,M.Pd adalah putri dari pasangan suami istri  Bapak Sugiman dan ibu Hj.Sri Yatminten yang lahir pada tanggal 8 April 1961 di kota Semarang. Wah dua hari lagi hari yang istimewa bunda genap berusia 60 tahun. Selamat ulang tahun bunda, barokaloh fiumrik bunda , semoga panjang umur, sehat dan bahagia selalu bunda, dengan bertambah usia bunda bertambah pula lahir karya karya bunda yang sangat  menginspiratif dan menambah ilmu kepada kami . Banyak hasil karya beliau yang dari judulnya saja sudah terbayang isinya yang sangat keren , maaf karena saya belum membacanya  baru membaca judulnya, diantara karya karya beliau  adalah Seni Mendidik Anak dengan Tuntunan Islami tahun 2013, Masuk Surga Karena Anak tahun 2017,Merawat Harapan tahun 2018,dan The power of Mother's Prayers ,serta beberapa novel yang sangat menggelitik hati ingin menyelami isinya "Kugelar Sajadah Cinta tahun 2013 dan " Perempuan Terbungkas tahun 2018 , tak kalah menariknya juga buku memoirnya "Catatan Hati Menuju Baitullah dan "Semangat Menggapai Ridho Alloh begitulah karya karya besar beliau selain buku buku yang menunjang pelajaran.

Malam ini bunda membuka dengan salam hangat dan tak ketinggalan untaian doa untuk kita semua peserta diklat dan para instruktur serta moderator. Materi malam ini dengan tema " Cara Jadi Penulis" sungguh materi yang tepat untuk kami para pemula yang beranikan diri untuk belajar bersama orang - orang hebat. Bagaimana menulis yang baik ? , banyak cara untuk bisa menjadi penulis. Bunda mengkisahkan proses menulis beliau diawali dengan kecintaan membaca buku sejak SD, kemudian mulai hoby menulis menginjak usia beliau 50 tahun dengan belajar mengakrabi buku-buku yang menunjang kegiatan menulis tahun 2007, kemudian mulai mengenal blog dan aktif mengunjungi blog, diantaranya blog kroyokan seperti kompasiana.emak blogger, solo membaca hingga akhirnya mengikuti lomba blog  dan meraih juara ke 3 dari banyak peserta yang sangat berpengalaman .Dalam pengalaman beliau proses menulis tersebut beliau berpesan " jangan malu, jangan takut saat tulisan  kita tidak ada yang membaca, menulislah dengan hati. Ketika kita menulis kita harus memiliki semangat dan mau belajar.

Mau menulis bingung, merasa tidak punya ide, maka hal ini bisa dimualai dengan merenung diri, mendengar, memberi rasa empati pada teman atau saudara yang terkena musibah bisa menjadi sebuah ide. Apa yang ada di pikiran kita yang ingin disampaikan kepada pembaca atau pesan apa yang ingin kita tuang dalam sebuah tulisan .

      Bagaimana proses agar buku bisa menjadi buku yang baik, kita bangun dulu keinginan yang kuat, mengumpulkan ingatan, kita tentukan tokoh dan karakter yang ada di setiap sub judul, kemudian membuat outline yang mau dijadikan sub judul. Agar lebih enak dibaca dibawah sub judul bisa diawali  dengan kata-kata bijak, penggalan khadis, atau ayat-ayat Al-Qur'an yang sesuai dengan tema.Untuk menulis maka perlu ditentukan dahulu tujuan menulis buku, diantaranya : 

-Menulis buku bisa untuk memperkaya jiwa, hati nurani dan silaturahmi.

- Menulis juga dapat menjadi sarana melawan penyakit lupa

- Menulis sebagai sedekah ilmu  dengan memotivasi kaum hawa

- Menulis juga bisa sebagai sarana dakwah dari apa yang kita lihat, kita dengar, dan kita pikirkan  untuk bisa kita bagi kepada pembaca.

      "Ketika menulis yakinlah bahwa  rencana Alloh akan indah pada waktunya, tidak perlu berputus asa atau mengharap yang berlebih, biarkan buku itu menemukan takdirnya, begitu pesan beliau ditengah- tengah pembahasan materinya.

 Menulis buku memerlukan pengetahuan, mendialogkan kebenaran, mengikat makna, menghimpun  dan menebar gagasan. Menulis bisa menjadi bagian dari tanda terima kasih  kepada guru, suatu langkah perjuangan bahkan menulis bagaikan seorang desainer yang merancang membuat baju. Setiap penulis memiliki karakter yang berbeda walau awalnya masih ngefans dengan tulisan orang lain.Jangan takut untuk membaca , mau seperti apa tulisan kita tergantung irama yang kita inginkan .

Yang terakhir proses menulis adalah membuat outline atau daftar isi. Untuk membuat outline maka perlu untuk mengumpulkan materi -materi pendukung misalnya membuat resume,atau kata-kata bijak, point-point penting atau refleksi pribadi , bisa juga  data statistik, teori-teori tergantung dari kebutuhan tulisan kita.

Maka ada 3 langkah persiapan membuat outline yaitu :

- memilih topik

- berangkat dari tulisan apakah berupa reflektif, persuasif,  informatif atau dari penelitian bisa juga kombinasi dari 3 hal tersebut.

- outline harus fokus, untuk menjaga pikiran agar tidak bercabang kemana-mana, fokus pada satu tema yang sudah ingin kita tulis.

Proses untuk bisa menjadi  penulis tunggal sebaiknya  berlatih melalui pembuatan buku antologi atau yang dikenal dengan nubar , nulis bareng . Dengan Antologi kita banyak belajar dari penulis lain.

Untuk penulis pemula jangan risau dengan tanda baca atau yang lain  , dan sebelum di posting baca kembali dan cermati mana yang perlu diperbaiki.

     Demikianlah materi yang di sampaikan bunda kanjeng yang sangat menggugah kami peserta pelatihan menulis gelombang 18. Dan pada sesi tanya jawab begitu antusiasnya peserta hingga sampai 20 penanya yang semuanya dijawab dengan lembut dan penuh kesabaran oleh bunda kanjeng. Diantara pertanyaan tersebut intinya bagimana caranya membangkitkan ide menulis, beliau menjawab dengan banyak membaca , merenung, dan bersilaturahmi tergantung apa yang ingin ditulis. Kemudian ada yang bertanya bagaimana cara membagi waktu untuk menulis , beliau menjawab disesuaikan dengan kesibukan kita kapan kita bisa punya waktu misalnya bisa sambil menemani anak belajar, atau ditengah malam saat habis sholat, kalau kita sudah terbiasa menulis makamenulis  menjadi sebuah kebutuhan bukan kewajiban.

Ada juga peserta yang bertanya maksud dari Pentigraf, beliau menjawab Pentigraf adalah cerpen tiga paragraf, yaitu paragraf pertama pembukaan, ke dua isi dan ke tiga penutup

     Demikianlah ulasan materi pertama dari bunda Kanjeng , sekali lagi " Menulislah dengan hati" .


Hari/tanggal pertemuan: Senin 5 April 2021

Resume ke     : 2

Tema               : Cara Jadi Penulis

Nara Sumber :.Dra.Sri Sugiastuti,M.Pd

Gelombang    : 18




.

Minggu, 04 April 2021

Yang Merah, Yang Menggoda

 Kala kupandang warnanu yang merah merona , menggoda hatiku ingin ku menikmatinya, terbayang dibenaku rasa segar dan  manismu.

Dibelakang rumahkupun ada sebuah pohon jambu , yang begitu lebat daunnya , namun sayang  belum menghasilkan buah yang begitu merah nan menggoda.  Pohon jambu jamaika namanya, banyak teman dan kerabat yang suka saat berbuah dagingny lembut dan manis rasanya , tak heran banyak yang menyukainya.

 Jika anda beruntung mampirlah kerumah , siapa tahu saatnya berbuah, maka andapun akan terpesona dengan rasanya , dan berkata memang  benar yang merah yang menggoda.

KMAC#6. DARI KOPRAL JONO HINGGA MAYOR JONO

  KMAC#6. DARI KOPRAL JONO HINGGA MAYOR JONO Ini adalah kisah perjalanan hidupku selama mendampingi suami yang seorang anggota TNI-AD. Disin...